Kreativitas yang Tak Terbendung HMPS KPI Mencatat Prestasi Juara 2 Tingkat Nasional
Di balik gemerlap ajang Pekan Talenta Seni Mahasiswa (PetaSema) UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, terdapat kisah inspiratif dari dua mahasiswa yang berhasil menjadikan kreativitas sebagai wadah perubahan. Mereka adalah M. Rifqi Maula dan Zafira Amalia Efendi, perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI), UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, yang tahun ini mencuri perhatian lewat karya videografi bertema lingkungan.
Segala bermula dari informasi lomba yang datang lewat seorang teman. Rifqi dan Zafira, yang sama-sama memiliki ketertarikan pada dunia fotografi dan videografi, memutuskan mengikuti dua cabang lomba sekaligus yaitu fotografi dan videografi. Namun keberuntungan sekaligus kerja keras mereka terbayar di bidang videografi, membawa pulang gelar juara di tingkat nasional.
Motivasi mereka sederhana namun kuat, belum pernah meraih juara nasional, sehingga ini menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka di panggung yang lebih besar. Pilihan tema videografi pun mengarah pada isu lingkungan, sebuah persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat Pekalongan.

“Di Pekalongan, masalah sampah masih sangat terasa. Kami ingin menyuarakan keluhan masyarakat, tapi bukan dengan cara berteriak di media sosial,” ungkap Rifqi. Karya mereka berupa video berdurasi tiga menit yang menyampaikan keresahan masyarakat secara halus namun mengena melalui visual, narasi, dan pesan emosional yang membekas.
Meski begitu, prosesnya tidak selalu mulus. Mendesak di waktu pengerjaan, mereka sempat kesulitan mencari pengisi suara (voice over).
“Sudah mepet banget, tapi belum ada VO,” ucap Rifqi. Namun berkat gerak cepat dan koordinasi yang solid, kendala itu akhirnya teratasi dan video pun selesai tepat waktu.
Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keduanya. Bukan hanya karena berhasil mengharumkan nama HMPS KPI, tetapi juga karena bisa membawa nama UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ke tingkat nasional.
“Senang dan bangga bisa mewakili kampus dan HMPS. Ini pengalaman berharga dan titik awal untuk terus berkembang,” ujar Rifqi.
Di akhir perbincangan, Rifqi berpesan untuk teman-teman HMPS dan mahasiswa lainnya agar terus berani mengambil peluang.
“Carilah sebanyak mungkin prestasi. Jangan mudah menyerah, dan jangan menyia-nyiakan kesempatan. Dari prestasi, kita bisa terus berkembang.”
Kisah mereka bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang keberanian mencoba, kesungguhan berkarya, dan niat baik untuk menyuarakan isu penting lewat jalan kreatif. Semoga langkah mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus melangkah dan berkarya.
Reporter: Wiji Indah Prasetya
Penulis: Marchella Dika Aristawidya


