Cerpen
-
Harapan
Karya : Shinta Nuriyah Suara alam mengusik tidur seorang gadis desa yang penuh harapan dan ambisi. Dia adalah Dina gadis yang terlahir dari keluarga yang sederhana. Ia bergegeas bangun dari tempat tidurnya untuk…
-
Sunset di Ujung Hari
Karya : Nur Khalishah Luthfiyanti “NAFISA!!! Nafisa kamu dengar ibu tidak? Pelajaran bukannya didengarkan dan dicatat malah ditinggal tidur. Tadi malam tidur jam berapa?” panggil guruku. “Jam 2 bu, soalnya ngerjain tugas yang…
-
Ruang Syukur dalam Semesta
Karya : Nazira Laela Nasta Fajar sudah berkumandang sejak 5 menit yang lalu, saat udara dingin merasuk ke dalam tulang-tulangku, menghempaskan segala mimpiku, aku memilih untuk mengakhiri tidurku sebab suara panggilan dari Tuhan…
-
Kisah Kacang dan Kulit
Karya : Choerul Bariyah Titik-titik halus air hujan tersaput hembusan angin dari selatan, tampias ke beranda dan emper-emper toko, semakin lama semakin deras, jatuh menerpa daun-daun kemudian meluruh ke jalan. Segala hal sepakat…
-
Dua Cup Pop Mie
Oleh: Elsa Maulidina Hujan lebat terjadi siang ini. Dibarengi dengan petir yang menyambar, serta genangan- genangan yang mulai meninggi di jalanan. Langit semakin lama semakin petang, padahal ini masih jam 1 siang. Aroma…
-
AJARI AKU MENJADI NAKAL
Oleh: Satrio Arifiyanto Pagi ini mendung menutupi sang surya. Rintik air hujan juga masih berjatuhan. Hawa dingin menusuk tulang. Benar-benar cuaca yang membuat badan ini malas untuk beraktivitas. Namun, mau tak mau aku…
-
Kehidupan Absurd Si Tita
Karya : Najmia Cafe itu tidak mempunyai sudut. Romansa diciptakan oleh si empunya yang mampu menyulap malam ini memiliki eifouria yang menakjubkan. Sungguh luar biasa ia mampu membuat suasana menjadi penuh meski di…
-
Lomba Ulang Tahun Sekolah
Karya : Intan Suasana dinginnya pagi membangunkan seorang gadis dari tidur lelapnya. Namanya Fina, Arfina Nataliana gadis cantik berkulit putih dan juga pandai. Ia menjalankan rutinitas pagi seperti biasa membantu ibu membereskan…
-
ASA YANG MENGANGKASA
Karya Siti nureliza dan munasiroh “Semuanya cepat berbaris saya hitung sampai tiga, satu..dua..tiga!!!” suara lantang sang komandan berbadan kekar dan berkumis tebal.Semua pasukan pun berlari pontang panting ke tengah lapangan. “Pasukan saya ambil…
-
Lepas
A prosa written by Rofita Ningsih Rintik hujan turun di kala malam menjelang. Menemaniku yang saat itu tengah dirundung rindu. Aku sebenarnya pun tak tahu, kenapa waktu itu bisa kembali teringat dengan sosokmu.…