Cerpen
-
Sebuah Dimensi Menuju Abadi
Karya: Choerul Bariyah Bandung, 03 Desember 1998“Langit mana ,ma?!” tanya gadis itu dengan gelisah. Badannya yang tinggi dan semampai untuk umurnya yang memasuki kepala dua, hanya berbalutkan kaus putih polos dan celana olahraga.…
-
Ku Sebut Kau Helia
Karya : Salma AuliaWaktu berjalan dengan cepat. Beradaptasi dengan diri sendiri yang tidak baik-baik saja, ketika keluar dari koper duniamu. Hari berganti menjadi tahun. Tidak terasa perasaan asing ini kembali mencairkan ruang sunyi…
-
Penuh Arti
Karya: Rahmah Hidayah Dengan langkah malas aku menyusuri jalanan yang saat ini sedang kutapaki. Tak tentu arah dan tujuan yang jelas. Sampai akhirnya aku memutuskan duduk di warung untuk memesan minuman dingin. Kebetulan…
-
Aku Dengannya, Yang Tak Terlihat
Karya : Dwi RisqianiNamanku Aleta, sejak kecil aku tinggal bersama orang tua yang sangat protektif kepadaku, akupun mempuanyai saudara perempuan yang bernama Alana, umur kita hanya selisih 3 tahun. Sejak kecil di lingkungan…
-
Kesempatan Kedua Yang Tak Pernah Ada
Karya: Rizka Amalia Aku pernah mendengar orang berkata, “Seseorang akan terasa berharga, jika kita sudah merasakan kehilangan seseorang tersebut.” Aku tidak tahu, apakah itu suatu karma karena aku telah menyia-nyiakan seseorang yang hadir…
-
Perampokan Bank Red County
Karya: Satria Putra Mahardika Muhammad Namaku adalah Jade. Aku adalah seorang kepala polisi di sebuah kota bernama Red County. Sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh hutan dan pegunungan. Aku sudah ditugaskan di wilayah…
-
Pohon Geb dan Demodog
Karya : Faris Abdillah “Respati adalah namaku, lahir di perkotaan yang pada Januari pukul 3 sore. Ayahku bekerja di sebuah bank dan ibuku seorang perawat, mereka berusaha dengan keras agar bisa membiayai hidup…
-
Harapan
Karya : Shinta Nuriyah Suara alam mengusik tidur seorang gadis desa yang penuh harapan dan ambisi. Dia adalah Dina gadis yang terlahir dari keluarga yang sederhana. Ia bergegeas bangun dari tempat tidurnya untuk…
-
Sunset di Ujung Hari
Karya : Nur Khalishah Luthfiyanti “NAFISA!!! Nafisa kamu dengar ibu tidak? Pelajaran bukannya didengarkan dan dicatat malah ditinggal tidur. Tadi malam tidur jam berapa?” panggil guruku. “Jam 2 bu, soalnya ngerjain tugas yang…
-
Ruang Syukur dalam Semesta
Karya : Nazira Laela Nasta Fajar sudah berkumandang sejak 5 menit yang lalu, saat udara dingin merasuk ke dalam tulang-tulangku, menghempaskan segala mimpiku, aku memilih untuk mengakhiri tidurku sebab suara panggilan dari Tuhan…