• Puisi,  sastra

    Lorong Duka

    Karya: Nazira Laela Nasta Hasil tangis yang menjerit-jerit di lorong panjang itu adalah sebuah duka,Kamu mencemburui waktu yang membabi buta merenggut kedamaianmu,Suara batin yang terbatuk-batuk itu adalah tanda dari kelemahanmu,Seakan kamu hanya bisa…

  • Puisi,  sastra

    Gelora Rasa

    Karya: Salma Aulia Sebagaimana segala yang tumbuhEngkau akan selalu berkembang dengan berjalannya terik matahariMemasuki kepala dua memanglah tidak mudahMemanipulasi tawa sudah menjadi hal wajar untuk mengisi hari Berjalan terasa berat, setiap langkah menjadi…

  • Puisi

    Sang Pemberi Luka

    Karya: Sinta Nuriyah Dulu kita pernah sedekat nadiSaling menghiasi hari-hariBertukar cerita merangkai tawaBerjanji untuk bersama selamanya Tetapi…Suasana kini telah berbedaSaat kau menemukan orang baruAku menjadi asing bagimuTak ada lagi sosok yang mampu menghiburku…

  • Puisi

    Hilang

    Karya: Nur Khafidhoh Satu titik rawan hilangKendati kujaga sampai petangNamun apa daya, hilangmu tak dapat kukekang Kau tahu betapa terpuruknya aku sampai-sampai ketika mentari mencoba menyapatak sedikitpun bibir ini menyunggingkan tawaKau tahu aku…

  • Puisi

    Buai

    Karya: langitwaktu Musim kemarau sepertinya akan usai,Hadirmu yang kuharap tak pernah tercapai,Atau aku hanya sekadar bermimpi,Memimpikan hal indah yang dapat kulalui, Angan hanya sekedar buai,Membelenggu di dasar hati,Dan ia yang enggan memahami, Ini…

  • Puisi

    Pesona

    Karya: Satria Putra Mahardika Muhammad Tatap mata indah menarik seribu pasang mataSuara lembut ciptakan rindu dalam dadaSenyum indah mentari pagiParas rupawan bagaikan bidadariMengetuk kerasnya pintu hatiHidupkan kembali rasa yang telah matiPancaran kharisma cintaTerangi…