Puisi
-
Menyoal Lelaki
Oleh: Lia Afiana Seorang dara datang padaku mengaduCelotehnya panjang waktu ituDi bawah tawa rembulan malam, di atas bangkuDan nyanyian sarayu membentuk akustik merdu Pada daun yang menariPada katak musim hujan yang sedang bersembunyiPada…
-
Untaian Harapan
Oleh: Fridayana Sri Rejeki Hidup seperti labirin tak berujungJalan yang sudah di ujungJauh di dalam relungTangis yang tak terbendung Sebuah perjalan tak terdugaDi bawah gelapnya suryaKehidupan yang tak lagi samaBerharap pada sang pencipta…
-
Serunai Renjana
Oleh: Fadina Amilia Izati Rakhman Lembaran sajak bergulirHangat dipenuhi renjana bersyairSerunai mengalun senada asmara yang berdesirMenyapu riak air yang pergi ke hilir Semesta kian sesak ditelan sunyiMengirim sepenggal nada sumbang tanpa artiMengikat simpul…
-
Diksi Bujangan Tunas Kelapa
Oleh: Hadi Subhan Pada afsun yang telah laluMenjamu takdir yang piluJarak adalah fakta yang selalu membuatku semuPancarona pada elokmu, aksa terpikir dalam benakku Laut Jawa serta selat Makassar adalah pemisahRibuan kilometer adalah aksa…
-
Pertikor
Oleh: Nailis Sa'adah Kedatanganmu kini memberikan keharumanUsai turunkan bakteri dalam jutaanLantas aku menginginkan keharumanmuSetelah diterpa berapa badai ujian hidupku Mengingatkan ku pada masa kecilKeharmonisan dan kebahagiaan yang slalu kuinginJiwa raga merasa begitu hangatBak…
-
Tentang Tawa dan Kehilangan
Oleh: M Yoga F Manusia memang rumit,Menempatkan diri dalam keadaan sulit.Manusia memang bebal,Menggantung pada rasa yang tak kekal. Tentang segala sesuatu yang berlawanan,Manusia hadir dalam setiap sandiwara yang melelahkan.Tentang segala hal yang membuat…
-
Pulang untuk Kembali
Oleh: Lia Afiana Bagaimana kuredam debar yang tak kunjung padam?Saat ini padang pasir menyelimutikuGerah dan menantang disekujurkuMampukah oase memberiku tenang?Hingga padam seluruh debar, gerah yang menantang? Dalam wujud apakah oase itu?Petuah bijak yang…
-
Dandelion
Oleh: Salsa Sabila Hangat bak cahaya mentariAngin sorai tertiup kesana kemariDandelion yang berterbanganBebas tak tentu arah Inginku sesekali menjadi dandelionMenjelajah luas tanpa batasIngin, angan-anganku semua tercapaiTerbang menari mengelilingi bumi Dandelion sesekali mengingatkanTentang tawa,…
-
Rasa
Oleh: Evi Alfai Rouziyah Dalam temaram, ku melangkah sendu Memeluk secercah cahaya yang tersisa Membawa pergi kenangan yang dulu Pada waktu-waktu yang tak diinginkan Rindu kerap kali datang Mengetuk pintu ingatan Seandainya kita…
-
Surat dari Kenangan
Oleh: Lia Afiana Tidakkah rindu menderamu?Gelak tawa sesekali menyelinap dari ruang kenanganMemutar memori indah di bangku sekolahSenyum merekah saat dering terakhir berteriak nyaring tanda lelahmu segera berakhirSepanjang koridor, di situlah semua kenangan terjatuh…