Berita Daerah

KPU Kabupaten Pekalongan Gelar Rekapitulasi Pilgub Jateng

KAJEN –kpipekalongan.com – Guna menentukan hasil rekapitulasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan, menggelar rapat pada Rabu (4/7/18).Dihadiri oleh Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Muhammad Ridha, Wakil Ketua DPRD H. Kundarto, kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, di aula KPU Kabupaten Pekalongan

Tampak hadir pula Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta Asisten I Drs. Ali Riza, M.Si besrta jajaran Desk Pilkada, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Mudasir, SH.,MM., besrta para anggota, Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan beserta jajaran,  kedua saksi paslon, para PPK se Kabupaten Pekalongan, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Asip Kholbihi, ditemui usai membuka acara Rekapitulasi menyampaikan prosesi pelaksanaan Pilgub Jateng di Kabupaten Pekalongan berjalan aman, lancar  tanpa ada ekses, tidak ada dinamika yang berlebihan.

“Saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada KPUD, Bawaslu, PPK, para KPPS serta petugas TPS yang sudah menyelenggarakan prosesi Pilgub Jateng yang hasilnya sudah kita ketahui bersama yakni pasangan nomor urut I (Ganjar-Yasin) unggul sekitar 60 persen,” ujar Bupati.

 Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa hasil Pilgub Jateng ini adalah harapan masyarakat, juga apresiasi masyarakat. Mudah-mudahan harapan masyarakat ini bisa dijalankan oleh pasangan nomor satu Pak Ganjar dan Gus Yasin selaku pemenang. “Dan saya ucapkan selamat kepada beliau berdua yang di Kabupaten Pekalongan menang dengan angka cukup lumayan yakni 60 persen lebih,” imbuhnya.

Hasil dari rekapitulasi menyatakan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin memperoleh suara 195.578. Sedangkan Sudirman Said dan Ida Fauziyah mendapatkan 132.591 suara. Untuk kemudian hasil perhitungan tersebut akan diserahkan ke KPU Peovinsi Jateng guna melanjutakan rekapitulasi di tingkat provinsi.

Diterangkan Mudasir Ketua KPU Kabupaten Pekalongan jumlah suara sah 328.169 dan suara tidak sah 12.111. “Permasalahan utama kenapa suara tidak sah masih ada sekitar 12 ribu lebih, karena masih banyak masyarakat urban yang dalam ketentuan undang-undang memang harus kami catat namun mereka tidak menggunakan hak pilihnya,” terang Mudasir.

Dijelaskan Mudasir, selain masyarakat urban partisipasi penyandang disabilitas patut diapresiasi. “Ada 600 penyandang disabilitas yang berperan aktif dalam gelaran Pilgub 2018, mereka berperan aktif dalam Pemilu. Hal tersebut patut diapresiasi,” jelasnya.

Ditambahkan Mudasir, partisipasi terbesar saat Pilgub merupakan pastisipasi dari kaum perempuan. “Kalau diprosentase ada 69 persen perempuan yang ikut berpartisipasi dalam gelaran Pilgub, jumlah tersebut termasuk besar,” paparnya (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.