Berita Daerah,  Hard News

Sedekah Bumi Desa Lolong, Wayang Kulit Menjadi Ungkapan Rasa Syukur Warga

Pekalonganjurnalphona.com Kecamatan Karanganyar menggelar acara wayang kulit dalam rangka sedekah bumi atau budaya legenonan Jawa. Kepala Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Budi Rahmulyo, S.E., beserta jajarannya turut hadir dalam acara tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu di halaman rumah Kepala Desa Lolong, (25/4).

Pagelaran tersebut menampilkan dalang, Ki Barno, dengan lakon “Sesaji Panggang Semar”. Pertunjukan dimulai pukul 20.00 WIB dan berlangsung hingga dini hari. Cerita pertunjukan yang dibawakan oleh Ki Barno bermaksud agar Desa Lolong selalu dilindungi oleh Allah SWT, selain itu, hasil bumi juga semakin meningkat.

Pagelaran Wayang “Sesaji Panggang Semar”

Pertunjukan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dalam bentuk berbagai hasil panen di Desa Lolong. Sedekah bumi dilakukan setiap tahun, namun perayaannya berbeda-beda di setiap tahunnya.

H. Solehudin, Kepala Desa Lolong

“Setiap 2 tahun sekali kita mengadakan tasyakuran dengan pewayangan dan 1 tahun sekali kita mengadakan legenonan dengan pengajian,” ujar H. Solehudin.

Sumber dana dari kegiatan tersebut merupakan hasil gotong royong dari masyarakat berupa hasil bumi yang didapat, dengan harapan hasil bumi dari masyarakat setempat semakin meningkat.

Proses dari kegiatan ini membutuhkan persiapan dalam kurun waktu kurang lebih 4 bulan,

“Untuk mempersiapkan acara ini, dimulai satu hari sebelum bulan Ramadhan sudah melakukan musyawarah dengan masyarakat setempat,” ujar Adi Nugroho selaku Ketua Panitia.

Adi Nugroho, Ketua Panitia

Selain pertunjukan wayang, Legenonan juga menyelenggarakan Pawai dan Kirab Gunungan Hasil Bumi hingga Ketoprak dengan lakon “Prabu Airlangga”. Dengan tujuan sebagai rasa syukur kepada Allah SWT.

Penulis : Silviana Ayu Safitri

Reporter : Lifa Irani Desti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.