Berita Daerah,  Hard News

Antusiasme Tak Surut, Ribuan Santri TPQ Ramaikan Pawai Tahun Baru Islam di Kota Pekalongan

Pekalongan-Jurnalphona.com Ribuan santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kota Pekalongan mengikuti Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar dari Masjid Agung Kota Pekalongan, Selasa (17/6).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi TPQ Kota Pekalongan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekalongan ini diikuti oleh puluhan TPQ se-Kota Pekalongan. Para peserta menampilkan berbagai kreativitas bernuansa Islami, mulai dari kostum tokoh-tokoh Islam, hiburan marching band, hingga iringan rebana dan shalawat.

Ketua panitia, Muhammad Firdaus, menuturkan bahwa kegiatan ini telah berlangsung selama 23 tahun sejak 2003 dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat yang terlibat.

“Pawai Gema Muharram ini diadakan sejak 2003 dengan antusiasme dari santri, ustadz dan ustadzah, bahkan tidak menutup kemungkinan wali santri juga terlibat,” tuturnya.

Dalam keterangannya, Kepala Kantor Kementerian Agama menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam yang dimulai dengan acara khataman menjadi wujud pembinaan dari Badko LPQ Kota Pekalongan itu berhasil, dengan harapan anak-anak cerdas secara intelektual dan kuat secara spiritual.

“Melalui kegiatan yang diawali dengan khataman tadi, ini menjadi wujud bahwa Badko LPQ Kota Pekalongan melaksanakan pembinaan dengan baik dan harapannya santri tpq dapat cerdas secara intelektual dan kuat secara spiritual,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi santri TPQ untuk menampilkan kreativitas dan bakat yang dimiliki. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang memadati sepanjang rute pawai untuk menyaksikan penampilan para peserta.

Salah satu peserta pawai, Majdi asal Dekoro, berharap dengan adanya gema Muharram, Pemerintah Kota Pekalongan dan Tpq dapat saling bersinergi untuk syiar agama seperti ini agar tidak membebani pihak Tpq.

“Semoga di pelaksanaan berikutnya bisa lebih saling bersinergi antara Pemerintah Kota dan Pihak Tpq dalam kegiatan syiar agama seperti ini, agar tidak terlalu membebani tpq, karena untuk biaya pendaftaran, transportasi hingga konsumsi peserta itu cukup menantang,” ungkapnya.

Setelah berjalan mengelilingi area Kota Pekalongan, pawai selesai di depan Gapura Nusantara Pekalongan dengan ditutup berbagai aksi dari marching band. Masyarakat berharap pawai Tahun Baru Islam dapat terus menjadi agenda rutin tahunan yang semakin meriah dan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kota Pekalongan.

Reporter : Reihan Fawwas Fatga Pamungkas

Penulis : Afif Kamaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.