sastra
-
Rindu
Karya : Bang Gopen Rindu yang tak usaiKau datang tiba-tibaTiada tara akan kata cintaRindulah yang mewakili nya.Sepercik rindu yang kau tinggalTiada ganti dan tak akan usai begitu sajaWalaupun cinta, bukan miliknyaTapi rindu itu…
-
Puisi Diamante
Karya : Riska Amalia DesaTenang, damaiMenyenangkan, menenangkan, menyejukkanPengalaman, pendapatan, pendidikan, pengadilanMeresahkan, membingungkan, mengkhawatirkanPadat, ramaiKota
-
Pohon Geb dan Demodog
Karya : Faris Abdillah “Respati adalah namaku, lahir di perkotaan yang pada Januari pukul 3 sore. Ayahku bekerja di sebuah bank dan ibuku seorang perawat, mereka berusaha dengan keras agar bisa membiayai hidup…
-
Bernaung
Karya : Choerul Bariyah Dalam remang subuh Kulewati titian rakaat yang rapuh Sujudku merobek kembara ruh Yang terus tumbuh dan menumbuh Di ujung pintu-Mu, aku termangu Kujajah pilar waktu mencari-Mu Diceruk napasku… Kubaiatkan…
-
AJARI AKU MENJADI NAKAL
Oleh: Satrio Arifiyanto Pagi ini mendung menutupi sang surya. Rintik air hujan juga masih berjatuhan. Hawa dingin menusuk tulang. Benar-benar cuaca yang membuat badan ini malas untuk beraktivitas. Namun, mau tak mau aku…
-
Keluhku
Oleh: Diyanti Tiada gunanya mulut ini bicara, Jika tidak ada yang memperdulikan Tiada gunanya tangan ini bekerja, Jika yang dilakukakannya selalu salah Tiada gunanya pula kaki ini melangkah, Jika disetiap langkahnya selalu dihina…
-
Dosa Budak Sajak
Oleh: Naufal Amin Selamat Datang para budak sajak goresan tinta hitam yang berisi kata tak bijak ku tulis kisah cinta dalam diam Agar kau tau sakitnya hati dikala dihujam Awalnya, Kutulis pesan singkat…
-
Ada Yang Tak Kau Rasakan
Oleh: Nur Nailil Izzah Ada yang tidak kau perhatikan Ketika dua bola mata memandangmu dari kejauhan Ada yang tidak kau pedulikan Saat dua bola mata melihatmu secara diam-diam Ada yang tidak kau…
-
Pelangi
Pelangi sumber : snapshot.canon-asia.com Berdiri aku di pematang sawah Memandang jauh Luas hamparan langit kelabu Berselimut hangatnya mentari, Kabut hitam temaram menitis benih taburan hujan Rintik kian menjunam, menghujam, Menjamah pelan keindahan Kerlang-kerling kedua…
-
Ibu Kita Pertiwi
Sumber: manaberita.com Wahai ibu pertiwi ….Apakah salah dari putra-putrimu ?Kekeliruan apa oleh putra-putrimu ?Dosa apa atas putra-putrimu ? Hingga kau menangis …,Meraung, memecah ombak dilautanMenyapu dataran tinggi ke tengahan,Menyiram air, meluapkan segala lara…