sastra

Terkurung Rindu

Sendiriku terbiasa menunggu gelap
Ribuan rindu lekat menatap
Melucuti satu persatu harap
Perlahan melihat angan dan kenganan dekat mendekap

Bermainku bersama angan dan kenangan
Ini terasa sangat menyenangkan
Sejenak ku merasa tenang bermain bersama angan
Bimbang menghampiri, ketikaku bermain bersama kenangan

Tapi angan dan kenangan hanya membodohi
Karenanya menerawang ku jauh tak bertepi
Berkelakar menanti berteman sepi
Tersisalahduka rindu menemani
 Lalu bersandarku di bahu sang waktu

 Menyaksikan hati putihku pula hati hitamku beradu
 Tetapi hanya terlihat semu abu-abu
 Ketika aku sendiri terkurung rindu

    ~ Ofni Oftaviana ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.