Semarak Kuliah Umum Kebangsaan UIN Gus Dur, Gus Miftah Tekankan Nilai Kemanusiaan
Pekalongan–Jurnalphona.com UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar Kuliah Umum Kebangsaan bertajuk “Merawat Kebhinnekaan, Mengukuhkan Kemanusiaan untuk Indonesia yang Humanis” di Gedung Student Center, Jumat (18/9).
Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 1.000 mahasiswa baru tahun ajaran 2026/2027. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan sosialisasi dari Bank Tabungan Negara (BTN), kemudian dilanjutkan dengan doa pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIN K.H. Abdurrahman Wahid.
Rangkaian acara selanjutnya diisi dengan sambutan jajaran pimpinan universitas, penayangan video pembukaan moderasi, serta sesi foto bersama. Kegiatan kemudian memasuki acara utama berupa penyampaian materi oleh Gus Miftah.
Dalam pemaparannya, Gus Miftah membahas sejumlah nilai kebangsaan dan kemanusiaan, termasuk pentingnya menjaga kebhinnekaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya sikap toleransi dan penghargaan terhadap sesama.
Antusiasme mahasiswa terlihat selama sesi tanya jawab. Sejumlah mahasiswa yang berhasil menjawab pertanyaan dari narasumber memperoleh hadiah berupa uang dengan nominal mulai dari Rp300.000 hingga Rp1.000.000.
Meski berlangsung meriah, pelaksanaan kegiatan sempat menghadapi kendala teknis pada sistem pengeras suara dan mikrofon. Sejumlah mahasiswa yang berada di tribun bagian atas mengaku kurang dapat mendengar penyampaian materi dengan jelas.
Kuliah Umum Kebangsaan tersebut berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan antusias dan menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal serta memahami nilai-nilai kebhinnekaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.
Penulis: Zelda Fania Nabila, Alfia Safira Shafa
Reporter: Najwa Raya, Hanif Kurnia Ramadhan


