Pekan Kebudayaan Pekalongan 2026 Ditutup, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Pekalongan-jurnalphona.com Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Pekalongan 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama empat hari, sejak 29 April sampai 2 Mei 2026. Penutupan digelar pada malam hari dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni dari para peserta. Sabtu (2/5).
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, beserta jajaran dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Pekalongan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang baik untuk menghidupkan kembali kebudayaan di Kabupaten Pekalongan serta perlu melibatkan berbagai elemen, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus digelar dengan skala yang lebih besar lagi ke depannya.

Selain itu, Pemerintah Daerah berencana melakukan revitalisasi gedung kesenian sebagai upaya mendukung aktivitas seni dan budaya di Kabupaten Pekalongan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kholid, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kebanggaan karena untuk pertama kalinya digelar dan mendapat respons positif dari masyarakat.
“Dari anak usia dini sampai yang sudah lanjut usia ikut tampil, ini menunjukkan bahwa budaya masih bisa dinikmati semua kalangan”, ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus mendorong pengembangan budaya, salah satunya melalui lomba dalang cilik tingkat SD dan SMP hingga ke tingkat provinsi.
“Kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, ke depan lomba dalang ini akan kami dorong hingga ke tingkat provinsi, sekaligus menyiapkan generasi muda agar tetap peduli terhadap budaya”, tambahnya. Sementara itu, salah satu pengunjung, Khairudin, mengaku tertarik dengan pertunjukan wayang kulit karena selain menghibur juga edukatif, serta berharap acara serupa dapat digelar kembali dengan lebih meriah.
Penulis : Frizzy Ramadhani Nuralik
Reporter : M. Agus Budi Harto


