• Siluet (Sumber: unycommunity.com)
    Puisi

    Tujuh Huruf Satu Kata

    Karya: Evi Srirahayu Di kala ituKita tak saling mengenalKamu tak mengenalkuAku tak mengenalmu Dan dengan singkatannyaKita saling mengenalMungkin jika ada yang bertanyaSiapa itu tujuh huruf satu kata? Dia adalah seseorang yang selalu adaBaik…

  • Puisi,  sastra

    Lelah

    Karya: Muhammad Fauzan Hari demi hariTelah kulaluiLelah sudah terasa dalam jiwakuNamun menyerah bukanlah jalanku Perjuangan yang sudah aku lakukan sampai siniKelak akan menjadi sebuah saksiSedih, kecewa, senang, bahagia adalah perasaan yang sudah biasaNamun…

  • Puisi,  sastra

    Kita

    Karya: Rizka Amalia AwalnyaTidak tahuTidak saling mengenalTidak terpikirkan untuk bersama Namun, takdir berkata bedaKita dipertemukan oleh-NyaDalam hubunganPersahabatan KitaSelalu bersamaDalam suatu kegiatanTak akan pernah terpisahkan Semoga kebersamaannya terus berlanjutDalam segala bentukKita bersatuSelamanya

  • Puisi,  sastra

    Lorong Duka

    Karya: Nazira Laela Nasta Hasil tangis yang menjerit-jerit di lorong panjang itu adalah sebuah duka,Kamu mencemburui waktu yang membabi buta merenggut kedamaianmu,Suara batin yang terbatuk-batuk itu adalah tanda dari kelemahanmu,Seakan kamu hanya bisa…

  • Puisi,  sastra

    Gelora Rasa

    Karya: Salma Aulia Sebagaimana segala yang tumbuhEngkau akan selalu berkembang dengan berjalannya terik matahariMemasuki kepala dua memanglah tidak mudahMemanipulasi tawa sudah menjadi hal wajar untuk mengisi hari Berjalan terasa berat, setiap langkah menjadi…

  • Puisi

    Sahabat Baru

    Karya : Gareisya Azizulfa Aroha Mentari bersinar begitu indah Hangatkan pagi yang datang bersamanya Menjadi awal tuk sebuah cerita baru Sebuah cerita persahabatan antara kita Tak mudah memang memulai sesuatu yang baru Diantara…

  • Puisi

    Sang Pemberi Luka

    Karya: Sinta Nuriyah Dulu kita pernah sedekat nadiSaling menghiasi hari-hariBertukar cerita merangkai tawaBerjanji untuk bersama selamanya Tetapi…Suasana kini telah berbedaSaat kau menemukan orang baruAku menjadi asing bagimuTak ada lagi sosok yang mampu menghiburku…

  • Puisi

    Hilang

    Karya: Nur Khafidhoh Satu titik rawan hilangKendati kujaga sampai petangNamun apa daya, hilangmu tak dapat kukekang Kau tahu betapa terpuruknya aku sampai-sampai ketika mentari mencoba menyapatak sedikitpun bibir ini menyunggingkan tawaKau tahu aku…

  • Puisi

    Buai

    Karya: langitwaktu Musim kemarau sepertinya akan usai,Hadirmu yang kuharap tak pernah tercapai,Atau aku hanya sekadar bermimpi,Memimpikan hal indah yang dapat kulalui, Angan hanya sekedar buai,Membelenggu di dasar hati,Dan ia yang enggan memahami, Ini…

  • Puisi,  sastra

    Kesengsaraan Diri

    Karya: Nazira Laela Nasta Kemari duduklah bersama denganku,Kita bersuka cita menyambut sengsara,Kita nyalakan lilin kematian,Mengkremasikan otak dengan pikiran yang tak terbatas, Yang diam-diam memanipulasi,Yang diam-diam menikam kita dengan belati,Yang diam-diam mengendap-endap mengambil uang…