sastra
-
Sederhana Mencintaimu
Aku mencintaimu dengan sederhana Menyulam senyum menyapa Mengingat untaian makna kata Sebagai sandaran segala resah Seperti mentari pagi pada fitrahnya Aku mencintaimu dengan sederhana Bak dedaun yang berkidung sahdu Bagai bayu penyejuk kalbu…
-
Pemilik hati
Rasa ini…. Sulit tuk di ungkapkan lewat kata Bibir ini keluh kala ingin mengatakannya Bukan aku menunggu waktu yang tepat Namun, ku ragu ini terlalu cepat Bila saja… malam yang sunyi dapat berbicara…
-
Kisahmu Yang Berlalu
Langit malam Tiada berujung gelapnya tak berpangkal karpet hitamnya Seperti peperangan dan kebencian yang tak ada habisnya. Simpan sedihmu Ciptakan ceria dalam senyummu Karena aku benci tangismu Pedihnya kehilangan Bukan alasan bagimu membenci…
-
Pengagum Rahasia?
Aku selalu ingin berada didekatmuSelalu ingin tau hal tentangmuNamun sulit untuk ku gapai Itulah dirimu, yang menjadi bintangMenyinari gelap malamku Dibalik tabir rahasia Setiap senyummu melekat didalam benakkuMenghantarkanku ketepi bahagiaNamun sayang, senyummu tak…
-
Rasa Ini
Malam semakin sunyi Senyap menyisakan sepi Rindu menyelinyap dalam hati Sejenak ku tengok sang lintang Masih setia bersinar tanpa penghalang Menemani sang rembulan benderang Ingin aku bercerita Tentang sebuah kisah Kisah cinta penuh…
-
Masa Lalu
Sebutlah aku munafik maka takkan ku tampik Katakanlah aku egois Aku takkan menangis Anggap saja aku ingkar Takkan kau aku tampar Namun ijinkanlah aku membela diri Mencoba suarakan isi hati Luruskan situasi Ini…
-
Rindu Berbaris
Untuk namamu yang telah mengangkasa Dan rinduku yang mengudara Apa kabar kenangan? Adakah kau ingat siapa gerangan aku? Atau telah kau kubur dalam waktu? Yang tak bisa ku putar semauku Untukmu yang terlanjur…
-
Erosi Budaya
Dari Sabang sampai Merauke Dari gendhang hingga ukulele Tarikan saman juga serimpi Pukul gong, petik kecapi Haruskah sebutkan semuanya? Mengabsen tiap masing-masingnya? Supaya tak dicap tetangga Tapi bagaimana bisa melakukannya? Sedang kita tak…
-
Tuhan Sembuhkan Aku
Tuhan…sembuhkan lukaku atas gundah tak berkesudah kalut jiwa menghampa kidung senyum bermendung…perih Tuhan….hapus laraku untuk asa yang tlah patah sukma meretak raga luluh diam dalam tawa airmata…pedih Tuhan….pupus dukaku untuk angan yang berkhianat…
-
Kidung Tengah Malam
malam semakin kelam daun daun mulai terlelap cahaya gemintang larut meredup menikmati resahnya jiwa dengan segala penat bisikan angin selaksa irama mengiringi serpihan asa merindu melantukan syair rasa senandung merdu merayu membelai sukma…