Hard News

KPI’S DAY 12 UIN Gusdur Pekalongan Angkat Kreativitas Lewat Stand Up Comedy

Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan acara KPI’S DAY yang ke-12 pada (14/12), pukul 17. 00 WIB di Gedung FUAD Lantai 2 UIN Gusdur Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk merayakan ulang tahun ke-12 Prodi KPI dengan tema “Resonating the Future”, yang mencerminkan semangat untuk terus berkarya dan peran mahasiswa dalam menghadapi kemajuan di bidang komunikasi dan media digital.


Acara ini berlangsung dengan meriah, menampilkan stand up comedy sebagai hiburan utama. Andi EL bertugas sebagai pembawa acara, sedangkan Mas Umam Duolhogok, seorang senior dari Stand Up Indo Pekalongan yang juga kreator konten, tampil bersama dua komika muda, Dimas Kuncung dan Aditya. Penampilan mereka berhasil menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa untuk para penonton.
“ Saya terjun ke dunia stand up comedy sejak tahun 2014. Saya tertarik secara kebetulan ketika saya bekerja sebagai kameramen di Batik TV dan ikut dalam sebuah workshop. Humor yang saya sampaikan secara spontan ternyata mendapatkan sambutan tawa dan mendapatkan rasa nyaman. Sejak saat itu, saya bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Pekalongan. Tantangan terbesar dalam stand up comedy adalah tampil di acara luar ruangan, karena penonton mudah terganggu dan kualitas suara seringkali tidak jelas. Di sisi lain, stand up comedy memerlukan konsentrasi dari pendengar agar pesan dan lelucon bisa tersampaikan dengan baik. Dalam menghasilkan materi, saya biasanya menulis ide-ide terlebih dahulu dengan topik yang bebas, tapi kadang juga mengikuti permintaan dari panitia, “ ujar Umam Duolhogok.


“Stand up comedy pada dasarnya itu asalnya dari keresahan pribadi. Setiap orang memiliki pengalaman dan masalah yang unik, dan ini dapat diubah menjadi materi komedi. Saya percaya bahwa stand up comedy mudah dipelajari dan belajar stand up comedy bisa dimulai bersama-sama dari nol, terutama jika dilakukan dalam kelompok komunitas. Melalui stand up comedy, keresahan bisa berubah dari sekadar keluhan menjadi tawa bersama. Hasilnya, kita menjadi lebih bahagia meskipun masalah tetap ada, setidaknya kita bisa menghadapinya dengan senyuman,” tutur Andi El.

Reporter: Putri Amanda

Penulis: Fadiyah Almas Syafiqah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.